Menangani Hama Tikus Pada Rumah Burung Walet

Hama tikus sedang menjadi perhatian khusus para peternak burung walet. Tikus bukanlah musuh baru bagi burung walet, tapi ancaman yang datang dari musuh ini semakin meningkat seiring dengan maraknya penyebaran penyakit hama tikus. Salah satu penyakit yang sering ditimbulkan oleh hama tikus adalah LeucoENCEphalomyelitis Virus (LEV). LEV adalah penyakit yang menyerang sistem saraf pusat dan dapat menyebabkan kematian. Hama tikus juga dapat menimbulkan penyakit lain, seperti pada kandung kemih, saluran pencernaan, dan sirkulasi darah. Oleh karena itu, sangat penting bagi para peternak burung walet untuk terus memantau kondisi hama tikus dan segera melakukan tindakan preventif jika ditemukan infeksi.

Tentang Hama Tikus

Tikus termasuk ke dalam kelas mammalia dan termasuk dalam ordo Rodentia. Jenis tikus yang termasuk golongan hama umumnya adalah tikus rumah (Rattus rattus) dan tikus ladang (Rattus norvegicus). Tikus berwarna hitam, agak gelap atau coklat dan berdarah dingin. Umur kematiannya sekitar 12-24 bulan. Tikus dewasa beratnya 0.010-0.025 kg dengan panjang badan dan ekor sekitar 18-22 cm, sedangkan ukuran anaknya sekitar 6-8 cm. Tikus biasanya hidup berkelompok. Tikus rumah lebih suka hidup di tempat-tempat penuh debu, seperti pada surau, gudang, toko, rumah pagarkapal, pasar, dan lain sebagainya, sedangkan tikus ladang suka hidup pada ladanghampir tempat-tempat pembuangan sisa pakan boya, kertas, tahu dan sebagainya.

Ciri-ciri fisik tikus adalah badannya agak runcing, mata besar dan dagu yang tembem. Antena pendek sementara ekornya berwarna gelap dan panjangnya 2-3 kali lebih panjang dari badannya. Bentuk inneris dari telinga tinggi lentur badan dan bulat/datar. Bentuk bulu badan lebat dan keras seperti kapas. Hindarannya bagus sehingga sulit ditangkap manusia. Jumlah giginya 5 gigi dalam setiap rahang bagian atas dan 5 gigi pada bagian bawah rahang bagian atas. Rat webbing (kulit antara lengan dan tubuh) panjang tapi sangat sempit di bagian pergelangan tangan. Rat tail panjang berotot di ujungnya namun lebat dan kasar. Keringat sangat banyak, sehingga apapun dalam jangkauannya akan tertutup oleh susu keringatnya.

Tikus mempunyai lama hidup yang cukup panjang, yaitu selagi makanan dan tempat perindahannya masih ada. Tikus umumnya hidup selama 12-24 bulan, sedangkan wanita tikus lebih lama hidupnya dibandingkan dengan pria tikus. Tikus berkembang biak dengan cara melahirkan anak dalam sebuah tempat biasanya sebuah tunnel dengan daya diameternya 2 cm, yang justru menjadi salah satu penyebab kerusakan pada ranah minyak, pemberhentian, tambang villa galanya, yang karena tempat kerja kita juga sering menggunakan alat tunnel alat ukur tekanan seperti manometer hubungi seseorang untuk dijadikan acuan.

Kenapa Hama Tikus Dapat Mengganggu Rumah Burung Walet

  • Hama tikus dapat merusak sarang burung walet.
  • Hama tikus dapat memakan telur dan korban burung walet.
  • Hama tikus dapat menulari burung walet dengan penyakit.

Efek Negative Hama Tikus

  • Hama tikus dapat memakan telur dan anak walet.
  • Hama tikus dapat merusak sarang walet sehingga rumah burung walet menjadi tidak layak huni.
  • Hama tikus dapat menular penyakit kepada walet.
  • Hama tikus dapat menyebabkan kematian walet.

Kerugian Petani Sarang Burung Walet Jika Ada Hama Tikus

Jika ada hama tikus, petani sarang burung walet akan kehilangan pendapatan karena walet akan berhenti membuat sarang.

Cara Pencegahan Hama Tikus dari Rumah Burung Walet

Berikut ini beberapa kiat untuk mencegah hama tikus dari rumah burung walet:

  • Buatlah lubang pembuangan air yang lebar dan dalam sehingga tikus tidak dapat masuk ke dalamnya.
  • Tinggikan seluruh peralatan air seperti ember, pompa, dan sebagainya agar tikus tidak dapat mencapainya.
  • Pasanglah pagar atau penghalang sekeliling rumah burung walet agar tikus tidak dapat masuk.
  • Jauhkan semua sumber makanan dari tempat tinggal tikus seperti bungkus kertas, kardus, dll.
  • Buatlah rumah burung walet seperti rumah yang sempurna sehingga tikus tidak dapat menemukan tempat untuk bersembunyi.
  • Kebanyakan tikus hidup di tempat-tempat yang kotor, sehingga selalu pastikan rumah burung walet dalam keadaan bersih dan bebas dari kotoran.

Dari artikel di atas, dapat diketahui bahwa hama tikus dapat dengan mudah diusir dari rumah burung walet dengan menggunakan beberapa metode seperti penyemprotan, pemberian makanan khusus, dan pemasangan alat penangkap. Jadi, jika Anda memiliki masalah dengan hama tikus, cobalah untuk mengusirnya dengan salah satu metode di atas.

Referensi: Distributor Sarang Walet #1

Leave a Comment

Your email address will not be published.